21 Nov 2006

Aku

Tadi aku iseng buka file2 lama di USB, eh ternyata ada tulisan ini. Ini adalah pr-ku dari dosen Psikom, semester kemarin. Bapak ini seneng banget ngasih tugas yang bikin kita, mahasiswanya berkerut...mikir panjang....sebagai tanda bahwa kita belum terlalu mengenal diri kita sendiri. Salah satu contohnya ya ini, kami disuruh menulis tentang pendapat kami tentang diri. Kurang lebih begini deh aku menilai diriku...

Menurut zodiak, orang-orang yang berada dibawah naungan Taurus adalah yang sabar, kokoh dan berhati-hati. Selain rasional dalam berpikir, mereka gigih dan cermat dalam bertindak sehingga cenderung lambat. Menyukai seni dan stabilitas dalam hidup sehingga cenderung matre.

Itu kan menurut zodiak, tapi tidak begitu menurut pendapat saya pribadi, walaupun memang tidak semuanya salah. Selama ini saya selalu mengganggap bahwa saya adalah orang yang tidak sabaran dan selalu bertindak sesuai kata hati malah cenderung emosional dan moody. Orang-orang yang tidak terlalu mengenal saya akan mengatakan bahwa saya jutek atau judes. Mungkin karena saya selalu ceplas-ceplos dalam mengatakan apa yang ada dalam pikiran saya sehingga tanpa sadar menyinggung atau bahkan menyakiti walaupun saya tidak bermaksud demikian.

Saya tidak terlalu suka berada dalam lingkungan yang tidak terlalu saya kenal, karna saya selalu merasa susah bersosialisasi dengan orang lain. Saya tidak bisa memulai percakapan lebih dulu dan lebih senang menjadi pendengar sehingga sampai saat ini, saya seringkali menjadi ‘tong sampah’ alias tempat curhat teman dan sahabat saya. Buat saya itu bukan masalah, karna senang rasanya dapat membantu orang lain walaupun hanya dengan mendengarkan keluh kesahnya. Bukankah sebagian dari diri kita ingin didengarkan? Dan bukahkah sebagian dari diri kita juga ingin dibutuhkan?

Bicara tentang sahabat dan teman-teman, saya tidak terlalu banyak memiliki sahabat maupun teman. Bagi saya, yang terpenting adalah kualiatas dari hubungan itu, dan bukan kuantitasnya.

Dalam suatu hubungan, apapun bentuknya, kepercayaan adalah sesuatu hal yang penting bagi saya sehingga sedih rasanya jika ada yang menyalahi kepercayaan yang telah saya berikan. Begitu juga jika tidak dipercaya lagi oleh orang lain. Jadi saya berusaha menjaga apapun yang diamanahkan kepada saya.

Pelupa! Itu adalah salah satu dari sekian banyak kekurangan yang saya miliki. Beberapa kali saya mengalami kejadian tidak menyenangkan dengan sifat pelupa ini. Dari mulai dibayari orang di bis karna lupa bawa dompet, kehilangan buku-buku yang baru saya beli karna semuanya saya tinggal dikereta, sampai yang paling akhir adalah dibongkarnya laci meja kerja saya karna saya lupa membawa kunci plus lupa dimana meletakkan kunci duplikatnya sementara ada beberapa dokumen penting yang diperlukan bos dikantor dan berada didalam laci itu. Kebayang kan???

Selain pelupa, kekurangan yang lain ya itu tadi, emosional. Agak susah bagi saya untuk mengendalikan amarah. Terutama jika saya disalahkan atas sesuatu yang bukan kesalahan saya. Agak susah bagi saya untuk menahan emosi ketika sesuatu yang telah saya kerjakan dengan susah payah kemudian tidak dihargai atau hancur karna kesalahan orang lain yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan itu. Karna selama ini, untuk mendapatkan sesuatu yang saya inginkan, saya dibiasakan untuk berusaha sebaik mungkin dengan usaha sendiri dan dengan tidak merugikan orang lain.

---Itu pendapatku dulu, tapi ada beberapa hal yang rasanya berubah terutama setelah mengenal satu komunitas SUPER!!! -----------

No comments:

Post a Comment

Mari mari.. silahkan tinggalkan jejak pelangimu ^_^